Bismillah…


 

10339555_1429161154024567_4203797751190449560_n

semoga Alloh mudahkan jika memang baik untuk dunia dan akhirat,.. jika bukan semoga Alloh kuat kan hati untuk bersabar…dan tetap mensyukuri apa yang ada ..

Apa yang telah ditakdirkan untukmu maka dia akan datang meskipun engkau lemah
Dan apa yang ditakdirkan untuk selainmu, maka engkau takkan bisa menggapainya dengan kekuatanmu”

Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”(QS. Al Baqarah: 216)

Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui

kisah Ummu Salamah, ketika suami beliau-Abu Salamah- meninggal dunia, Ummu Salamah radhiallaahu ‘anhaa berkata:

“Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Tidaklah seorang muslim tertimpa musibah lalu ia mengucapkan apa yang diperintah oleh Allah,

إنّا للهِ وَ إنَّا إِليْهِ رَاجِعُوْنَ, اللهُمَّ أَجُرْنِيْ فِيْ مُصِيْبَتِيْ وَ أخلفْ لي خَيْرًا مِنْهَا

(Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya kepada-Nya lah kami akan kembali. Ya Allah, berilah pahala kepadaku dalam musibahku dan berilah gantinya untukku dengan yang lebih baik darinya).” Ia berkata, “Maka ketika Abu Salamah meninggal, aku berkata, ‘Seorang Muslim manakah yang lebih baik dari Abu Salamah? Rumah (keluarga) pertama yang berhijrah kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?’ Kemudian aku pun mengucapkannya, maka Allah memberikan gantinya untukku dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Muslim)

Percayalah…


unnamed copy.jpg

Perempuan yang patah-hati, kemudian dia bisa mengobati lukanya (meski susah payah).
Maka dia tidak pernah sama lagi seperti yang dulu kita kenal. Dia telah berubah menjadi perempuan yang lebih tangguh, lebih kuat dan lebih mandiri.
*Tere Liye

 

3 Things We Should Know…


FB LANINA LATHIFA·7 DESEMBER 2015

Perempuan itu…
Ternyata bukan tentang seberapa hebat ia mengejar karir…
Bukan pula tentang egoisme mengejar ambisi pribadi…
Namun tentang menjadi hamba Allaah yang mengoptimalkan ikhtiar terbaiknya untuk menjadi sebaik-baik perempuan.
1. Mar’atus Shalihah (Perempuan Shalihah)
Perempuan yang shalihah, yang memiliki ketenangan jiwa, kecerdasan emosi, dan kedalaman ilmu. Perempuan yang terselip nasehat dalam setiap gerak dan ucapnya. Perempuan yang menyadari kekurangan dirinya, lantas ia berbenah, serta membenahi. Bagaimana mungkin kau bercita-cita menjadi perempuan yang shalihah, sedangkan kau tak juga memulai membina jasad, ruh, dan fikr-mu sedini mungkin?

2. Zaujatu Muthi’ah (Istri yang Taat)
Taat. Suamimu kelak adalah partner dakwah terbaikmu. Menjadi istri yang taat yang dapat memberi ketenangan dalam keluarga, adalah salah satu amalan terbaik bagi perempuan. Ialah istri yang kehadirannya tak lain untuk mendukung perjuangan suami, serta menjadi tempat bersandar yang dinantikan.
3. Ummul Madrasah (Ibu Pendidik)
Seorang ibu, sebelum kelak mendidik putra-putrinya, tentulah ia harus mendidik dirinya sendiri terlebih dulu. Karena amanah seorang ibu, tak sekadar menjadikan buah hatinya sebagai anak biologis saja, namun juga… anak ideologis. Anak yang mewarisi keshalihan orang tuanya. Anak yang meneruskan perjuangan orang tuanya. Serta anak yang kelak tergabung dalam barisan kokoh bernama generasi idaman umat.
“Hanya” itulah sebenarnya tugas seorang perempuan. Sudahkah engkau mempersiapkan?
— a big note to self–

Sahabat Sejati


Sahabat Sejati

Ku biar kalam berbicara
Menghurai maksudnya di jiwa
Agar mudah ku mengerti
Segala yang terjadi
Sudah suratan Ilahi

Ku biarkan pena menulis
Meluahkan hasrat di hati
Moga terubat segala
Keresahan di jiwa
Tak pernah ku ingini

Aku telah pun sedaya
Tak melukai hatimu
Mungkin sudah suratan hidupku
Kasih yang lama terjalin
Berderai bagaikan kaca
Oh teman, maafkanlah diriku

Tunjukkan ku jalan
Untuk menempuhi dugaan ini
Teman, maafkan jika ku melukaimu
Moga ikatan ukhwah yang dibina
Ke akhirnya

Aku tidak kan berdaya
Menahan hibanya rasa
Kau pergi meninggalkan diriku
Redhalah apa terjadi
Usahlah kau kesali
Mungkin ada rahmat yang tersembunyi

*Engkau dan aku dan kita dan semua semoga kan bertemu semula..Kembali menjalinkan detik nan indah..Untuk kenangan bersama ..

ingin membuat mu bangga


ketika mendengar temen-temen sekolah lagi melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi… sekita itu pula hati ini menciuuut,..

entah kenapa,.rasa takut …rasa minder tiba tiba muncul… lalu bagaimana dengan diri ku ini,.. kenapa tak memiliki semangat seperti mereka..

lebih menyukai dunia ini… tangan yang mengotak atik mesin jahit…tangan untuk mengotak ngatik alat masak..entah kenapa mata ini lebih berbinar lalu tiba tiba bersemangat yang luarbisa ketika melihat warna warni tumpukan kain ,.. tak sabar tangan ini untuk segera mengolahnya…aah entahlah…memang aku tak sepandai mereka…

rasa takut… takut tak bisa membuat mu bangga,.. kelak ketika ibu-ibu mereka sebagian besar pekerja kantoran dengan titel S2 bahkan S3 yang mahir bahasa inggrisnya.. semoga ada sesuatu yang bisa membuat mu bangga memanggil ku Bunda…. semoga ada sesuatu yang engkau banggakan dari Bunda…

Bayi-Tidur-Tengkurap-Berbahayakah-1

*Mimpi orang, visi misi hidup tiap orang tentu beda-beda. Karenanya, tidak perlu-lah kita mengikuti standard hidup dan capaian orang lain. Men-jealous-i apa-apa yg menjadi capaian orang lain yg tidak ada pd diri kita. Sebab jangan tersebab wang-sinawang, lantas kita bergerak dan tersandera dalam mimpi orang lain.(Iva Wulandari)

Menikah dengan mu..


Ada seorang pria, tidak lolos ujian masuk universitas, orang tuanya pun menikahkan ia dengan seorang wanita.

Setelah menikah, ia mengajar di sekolah dasar. Karena tidak punya pengalaman, maka belum satu minggu mengajar sudah dikeluarkan.

Setelah pulang ke rumah, sang istri menghapuskan air mata nya, menghiburnya dengan berkata: “Banyak ilmu di dalam otak, ada orang yang bisa menuangkannya, ada orang yang tidak bisa menuangkannya. Tidak perlu bersedih karena hal ini. mungkin ada pekerjaan yang lebih cocok untukmu sedang menantimu.”

Kemudian, ia pergi bekerja keluar, juga dipecat oleh bosnya, karena gerakannya yang lambat.

Saat itu sang istri berkata padanya, kegesitan tangan-kaki setiap orang berbeda, orang lain sudah bekerja beberapa tahun lamanya, dan kamu hanya belajar di sekolah, bagaimana bisa cepat?

Kemudian ia bekerja lagi di banyak pekerjaan lain, namun tidak ada satu pun, semuanya gagal di tengah jalan.

Namun, setiap kali ia pulang dengan patah semangat, sang istri selalu menghiburnya, tidak pernah mengeluh.

cincin kahwin

Ketika sudah berumur 30 tahun-an, ia mulai dapat berkat sedikit melalui bakat berbahasanya, menjadi pembimbing di sekolah luar biasa tuna rungu wicara.

Kemudian, ia membuka sekolah siswa cacat, dan akhirnya ia bisa membuka banyak cabang toko yang menjual alat-alat bantu orang cacat di berbagai kota.

Ia sudah menjadi bos yang memiliki harta kekayaan berlimpah.

Suatu hari, ia yang sekarang sudah sukses besar, bertanya kepada sang istri, bahwa ketika dirinya sendiri saja sudah merasakan masa depan yang suram, mengapa engkau tetap begitu percaya kepada ku?

Ternyata jawaban sang istri sangat polos dan sederhana.

Sang istri menjawab:

“Sebidang tanah, tidak cocok untuk menanam gandum, bisa dicoba menanam kacang, jika kacang pun tidak bisa tumbuh dengan baik, bisa ditanam buah-buahan; jika buah-buahan pun tidak bisa tumbuh, semaikan bibit gandum hitam pasti bisa berbunga. karena sebidang tanah, pasti ada bibit yang cocok untuknya, dan pasti bisa menghasilkan panen dari nya.”

Mendengar penjelasan sang istri, ia pun terharu mengeluarkan air mata. Keyakinan kuat, ketabahan serta kasih sayang sang istri, bagaikan sebutir bibit yang unggul.

Semua prestasi pada dirinya, semua adalah keajaiban berkat bibit unggul yang kukuh sehingga tumbuh dan berkembang menjadi kenyataan.

Di dunia ini tidak ada seorang pun adalah sampah. Mereka hanya tidak ditempatkan di posisi yang tepat.

cerita : Fb Darmawan Aji